• Rabu, 27 Oktober 2021

Polsek Cisoka Bongkar Sindikat Prostitusi Online

- Jumat, 17 September 2021 | 20:56 WIB
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro saat konferensi pers di Mapolsek Cisoka, Jumat (17/9/2021) (Humas Polresta)
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro saat konferensi pers di Mapolsek Cisoka, Jumat (17/9/2021) (Humas Polresta)

fajarbanten.com - Personel Unit Reskrim Polsek Cisoka membongkar sindikat prostitusi online melalui aplikasi Michat di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Dari pengungkapan kasus itu, diamankan 2 orang tersangka yakni DR seorang pria berusia 19 tahun yang berperan menawarkan perempuan kepada lelaki hidung belang, dan DD berusia 50 tahun yang berperan sebagai mucikari dan yang menyediakan tempat atau kamar serta alat kontrasepsi.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro saat konferensi pers di Mapolsek Cisoka, Jumat 17 September 2021 menerangkan, awalnya petugas mendapatkan informasi bahwa salah satu rumah di Desa Sumur Bandung kerap dijadikan lokasi prostitusi.

"Kemudian Polsek Cisoka melakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan dilakukan penindakan dengan melakukan penggerebekan ke rumah tersebut pada Selasa 31 Agustus 2021 tengah malam," kata Wahyu

Dari penggerebekan itu, pihaknya mendapati 2 perempuan berinisial SM berusia 20 tahun dan SL berusia 19 tahun. Kedua perempuan tersebut diduga merupakan perempuan yang ditawarkan tersangka DR ke lelaki hidung belang.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan. Dari keterangan para tersangka dan saksi-saksi, diketahui modus operandi prostitusi itu menggunakan aplikasi Michat.

Tersangka DR menawarkan perempuan kepada lelaki hidung belang. Kemudian ketika harga sudah disepakati, DR pula yang menjemput perempuan untuk dibawa ke rumah tersangka DS yang dijadikan lokasi prostitusi.

Menurut keterangan tersangka dan saksi, setiap transaksi berkisar antara Rp. 250 ribu hingga Rp500 ribu.

"Tersangka DR mendapatkan Rp30 ribu untuk setiap transaksi dan tersangka DD mendapatkan Rp70 ribu. Tersangka DD pula yang menyiapkan alat kontrasepsi," terang Wahyu.

Saat ini, kasus itu sedang dalam penyelidikan mendalam. Polisi mengamankan barang bukti berupa kondom, 2 unit telepon genggam, dan uang tunai diduga hasil transaksi prostitusi.

Halaman:

Editor: Badrudin

Tags

Terkini

Gebrak Masker Antisipasi Penyebaran Covid 19

Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:34 WIB

Polsek Panongan Blusukan Gelar Vaksin Keliling

Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:29 WIB

Pemkab Tangerang Siapkan 70 Gerai Vaksinasi

Senin, 11 Oktober 2021 | 19:22 WIB
X