• Rabu, 27 Oktober 2021

Puluhan Petani Keluhkan Tumpukan Sampah di Irigasi Sawah Serang

- Jumat, 17 September 2021 | 21:02 WIB
Tumpukan Sampah di sepanjang jalur Irigasi Sawah Serang, yang berada di Kampung Cipogor, Desa Alaswangi, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Jumat (17/9/2021). (Daday)
Tumpukan Sampah di sepanjang jalur Irigasi Sawah Serang, yang berada di Kampung Cipogor, Desa Alaswangi, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Jumat (17/9/2021). (Daday)

fajarbanten.com - Saluran Irigasi yang mengairi pesawahan di Kampung Cipogor, Desa Alaswangi, Kecamatan Menes, Pandeglang, sejak dulu selalu menjadi tempat perlintasan sampah.

Terlebih bila dimusim penghujan, maka tumpukan sampah yang terbawa arus dari hulu tersebut, dipastikan akan menggunung di hilir Irigasi Sawah Serang.

Akibatnya puluhan petani pemilik sawah yang teraliri air dari jaringan Irigasi tersebut mengeluhkan. Karena sampah yang terbawa arus dari hulu itu, bukan hanya menumpuk saja, akan tetapi mengotori areal pesawahan, terlebih lagi sampah plastik.

Seperti dikeluhkan Surya Galuh (40), salah seorang petani pemilik sawah di lokasi tersebut mengatakan, sampah-sampah itu sering kali mengotori jaringan Irigasi yang mengairi pesawahan di kampungnya.

Bahkan lebih parah lagi, sampah akan lebih banyak dan menumpuk di hilir pasca hujan deras di wilayah Menes.

"Saya bingung dan resah dengan kondisi sampah kiriman dari hulu sungai ini, karena sering menumpuk  di saluran Irigasi Sawah Serang, bahkan sampah tersebut sering mampet, sehingga ketika air banjir, sampah tersebut terbawa air dan menumpuk di Persawahan," ungkap Galuh, Jumat 17 September 2021.

Dikatakannya juga, kiriman sampah tersebut volumenya tergolong sangat banyak, bahkan mungkin jumlahnya berton-ton.

Galuh menduga, kalau sampah itu berasal dari limbah rumah tangga, atau sampai yang dibuang oleh warga yang bermukim disepanjang bantaran sungai Sawah Serang dan dari Pasar Menes.

"Sepertinya ini sampah atau limbah dari rumah tangga yang berasal dari Kampung Cimedang, Kupluk, Kadu Gading, Kampung Sawah dan Pasar Menes. Karena Sungai Sawah Serang ini, hilir atau ujungnya cuma sampe Sawah Serang," kayanya.

"Nah ketika hujan, air sungai mendorong sampah-sampah yang ada di sungai. Terus sampah itu menumpuk di sini (Sawah Serang-Red), ini kerap terjadi, terlebih bila hujan deras," tambahnya.

Halaman:

Editor: Badrudin

Tags

Terkini

DEMA STAISMAN Gelar Bedah Film Sang KIAI

Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:18 WIB

Bupati Pandeglang: MUI Garda Terdepan Pembinaan Umat

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:46 WIB

Senjata Api Anggota Polsek Cibaliung Diperiksa

Senin, 4 Oktober 2021 | 13:48 WIB
X