• Rabu, 27 Oktober 2021

Gara-Gara Selingkuh Lewat HP, Pria Ini Tewas Dikeroyok

- Kamis, 23 September 2021 | 14:13 WIB
Tersangka dijerat dengan pasal 338 atau 170 atau 351 ayat (3) KUHP, tentang tindak pidana pembunuhan atau pengeroyokan atau kekerasan yang menyebabkan kematian
Tersangka dijerat dengan pasal 338 atau 170 atau 351 ayat (3) KUHP, tentang tindak pidana pembunuhan atau pengeroyokan atau kekerasan yang menyebabkan kematian

FAJARBANTEN.COM - Diketahui selingkuh NS dan Yudi Apriadi oleh suaminya FS (30) melalui percakapan Hand Phone (Hp) via WhatsApp, sehingga Yudi di keroyok hingga tewas oleh FS, ES (25), EN (37) dan IM (35), Rabu 22 September 2021 sekitar pukul 08.00 wib di Kampung Cicalung RT.02/RW.08, Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Fajar Maulidi menerangkan, kronologis kejadian pembunuhan tersebut, tersangka FS (30) sebelumnya mengetahui kasus perselingkuhan istrinya yang berinisial NS dengan korban Yudi Apriadi dari Hand Phone NS yang berisi panggilan keluar seluler, Vidio Call Dan Chating Via Whatsapp antara istrinya dan korban.

Kemudian tersangka FS (30), memutuskan untuk pulang dari tempat kerjanya di Jakarta. Sesampainya di rumah, tersangka FS (30) memanggil sang kaka ES (37) dan sang paman UN dan DI yang merupakan temannya untuk datang ke rumahnya.

Selanjutnya, tersangka FS (30) menyuruh sang istri NS untuk memancing korban dengan cara menghubungi korban melalui telpon Whatsapp untuk datang ke rumahnya. Korban yang mengetahui  bahwa dirumah tersebut tidak ada tersangka FS (30) dan hanya mengetahui ada selingkuhannya NS itu langsung mendatangi rumah tersangka.

Setibanya korban di rumah tersangka FS (30), korban langsung masuk ke ruang tengah rumah, tersangka langsung menghampiri korban, kemudian korban dan NS disuruh duduk dan di introgasi oleh tersangka, NS dan korban mengakui bahwa mereka selingkuh dan sering melakukan hubungan suami istri di dapur rumah tersangka.

Kemudian ES (37) menjemput MI yang merupakan ayah korban, setibanya di kediaman tersangka FS (30), FS (30) langsung menjelaskan kasus perselingkuhan anaknya kepada MI yang merupakan ayah korban.

Mendengar kelakuan bejat anaknya itu MI langsung memukuli korban sehingga tersangka FS (30), EN (37), ES dan IM ikut memukuli korban, setelah dipukuli dan pingsan kemudian dibawa ke klinik mulyajati oleh ketua RW, tetapi naas nyawa korban tidak tertolong, korban dinyatakan meninggal saat di Klinik.

"Untuk motifnya, berdasarkan keterangan dari tersangka FS (30) yaitu adanya perselingkuhan yang dilakukan oleh korban (Yudi Apriadi -red) dengan istrinya yang berinisial NS yang diketahui melalui handphone NS," kata Fajar.

Sementara itu Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah mengatakan, pihaknya mengintruksikan anggotanya untuk menangkap  2 tersangka lainnya yang menjadi DPO yaitu ES dan IM .

"Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 338 atau 170 atau 351 ayat (3) KUHP, tentang tindak pidana pembunuhan atau pengeroyokan atau kekerasan yang menyebabkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," ujarnya. (Iman)

Halaman:

Editor: R. Dede

Tags

Terkini

Kapolres Cilegon Dampingi Giat Baksos Akabri 98

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:26 WIB

DEMA STAISMAN Gelar Bedah Film Sang KIAI

Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:18 WIB

Bupati Pandeglang: MUI Garda Terdepan Pembinaan Umat

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:46 WIB

Pecah Telor, Bank Banten Raih Rp 696 Miliar

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:20 WIB
X