• Kamis, 27 Januari 2022

Dilirik MKA, Bank Banten Bakal Diguyur Rp 1,8 Triliun

- Senin, 18 Oktober 2021 | 11:04 WIB
Dirut bank Banten Agus Syabarrudin (kiri) usai memaparkan pandanganny peran Bank Banten teehadapa pembanhunam Provinsi Banten, Jumat (15/10/2021). (Yogi)
Dirut bank Banten Agus Syabarrudin (kiri) usai memaparkan pandanganny peran Bank Banten teehadapa pembanhunam Provinsi Banten, Jumat (15/10/2021). (Yogi)

fajarbanten.com - Ada kabar gembira dijajaran manajemen Bank Banten beberapa hari terakhir ini, hal ini lantaran bank milik pemerintah Provinsi Banten ini akan 'diguyur' Rp 1,8 Triliun oleh Konsorsium Mega Karya Anugrah (MKA) Group berminat menjadi standby buyer RI Bank Banten.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama Bank
Banten Agus Syabarudin menyebut, yang menyebutkan dengan adanya right issue itu menjadi salah satu cara untuk memperkuat sisi permodalan serta likuiditas, termasuk melampaui emiten saham Bank Jawa Timur (BJTM) dan Bank Jabar dan Banten (BJBR).

“BJBR sudah 60 tahun usianya harga sahamnya 1.500 an dan BJTM usianya 50 tahun lebih harga sahamya 600an, sementara itu BEKS baru 5 tahun harga sahamnya 100an,” ujarnya saat diskusi publik yang digelar Pokja Ekbispar Banten di Nunia Hotel Kota Serang belum lama ini.

“Kalau sisi ekonomi Banten bagus, BEKS (Bank Banten-red) punya peluang, ternyata saat triwulan kedua dan ketiga kinerja BEKS meningkat bahkan sekarang kita kebanjiran liquiditas,” sambung Agus.

Ia menuturkan, perusahaan yang menyatakan komitmennya untuk membeli saham Bank Banten dengan nilai Rp1,8 triliun itu adalah konsorsium group MKA.

“Perusahaan ini bergerak dibidang pertambangan yang ada di kawasan Jogjakarta Jawa Tengah, dan mereka sudah menyiapkan dana Rp1,8 triliun untuk membeli saham kita di right issue ini,” jelasnya.

Diketahui, Bank Banten melaksanakan right issue dengan menerbitkan 23,9 miliar lembar saham baru tipe C, dengan harga pelaksanaan Rp77 per saham. Masing-masing diberi nominal sebesar Rp 50.

Dana tersebut, lanjut Agus, akan digunakan
sebesar 65 persen untuk penyaluran kredit masyarakat dan 35 persen untuk penguatan struktur keuangan.

“Saya kira hal itu yang memotivasi dan mendasari kami untuk terus mengupayakan penguatan modal ini bisa kita lakukan, karena kami punya rencana bisnis ke depan yang semakin bagus lagi termasuk dengan pengembangan BEKS menjadi bank digital dengan menggandeng raksana bisnis Amazon,” tutupnya.
(yogi)

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

Kapolsek Malingping Polres Lebak Pimpin Anev Bulanan

Kamis, 27 Januari 2022 | 13:41 WIB

KONI Korcam Malingping Lantik Pengurus Cabor

Rabu, 26 Januari 2022 | 14:58 WIB

Old Star Fun Game, Pererat Tali Silaturahmi

Senin, 24 Januari 2022 | 12:09 WIB

Peduli Lingkungan, Warga Desa Tegalwangi Bangun TPSM

Sabtu, 22 Januari 2022 | 09:31 WIB

Perbankan di Cilegon Teken PKS dengan Polres Cilegon

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:33 WIB

Pengusaha Banten Beri Bantuan Kepada Korban Gempa

Senin, 17 Januari 2022 | 16:18 WIB
X