• Jumat, 3 Desember 2021

Aplikasi Peduli Lindungi Jadi Absensi Wajib Industri dan Mall di Kota Cilegon

- Senin, 25 Oktober 2021 | 19:04 WIB
Walikota Cilegon Helldy Agustian (Yogi)
Walikota Cilegon Helldy Agustian (Yogi)

fajarbanten.com - Aplikasi Peduli Lindungi yang diluncurkan pemerintah bersamaan dengan pandemi Covid-19 awalnya kurang mendapat tempat di masyarakat awam. Apalagi bagi mereka yang enggan untuk vaksin dengan alasan yang beragam seperti takut efek samping vaksin dan lainnya.

Namun seiring gencarnya pemerintah mensosialisasikan pentingnya vaksinasi, secepat itu pula aplikasi Peduli Lindungi diunduh oleh masyatakat. Khususnya bagi mereka yang ingin bepergian atau ada kepentingan lainnya.

Di Banten sendiri, khususnya Kota Cilegon masih ada saja warga masyarakat yang tidak memiliki akun Peduli Lindungi atau bahkan tidak tahu sama sekali.

Dikatakan Walikota Cilegon Helldy Agustian, Kota Cilegon di masa awal pandemi pernah merasakan zona orange bahkan merah. Tak sedikit pula masyarakat Kota Baja ini yang terpapar Covid-19 dan meninggal.

"Masa terberat yaitu di bulan Juni hingga Agustus kemarin, namun kami segenap pimpinan daerah terus berusaha menekan angka penyebaran dengan membatasi kegiatan dan aktivitas masyarakat di pusat-pusat keramaian yang menyebabkan penyebaran Covid  begitu pesat," kata Helldy, Senin, 25 Oktober 2021.

Kini, lanjut Helldy, Kota Cilegon sedang di zona 2 atau kuning. Ini artinya kurva penyebaran Covid-19 melandai. Salah satu faktornya adalah tingkat kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk vaksin.

"Jika sudah divaksin, otomatis datanya masuk ke aplikasi Peduli Lindungi yang bisa kami jadikan acuan pengendalian Covid-19 di Kota Cilegon," lanjutnya.

Bahkan, kini pihaknya berencana akan menjadikan absensi wajib aplikasi Peduli Lindungi di berbagai sektor salah satunya industri dan mall. Apalagi di sektor industri yang banyak orang  asing atau pekerja migran.

"Di beberapa tempat sudah diterapkan seperti perkantoran pemerintah maupun swasta, kampus dan sekolah seiring gencarnya vaksinasi di tempat-tempat tersebut," tegas Helldy.

Ini semua, kata Helldy, demi mencapai angka 75 persen vaksinasi warga di akhir tahun dan zona hijau di Januari 2022.
(yogi)

Halaman:

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

Helldy : KCS Itu Nyata, Beasiswa Sarjana Adalah Buktinya

Selasa, 30 November 2021 | 12:16 WIB

Helldy Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Kota Cilegon

Kamis, 11 November 2021 | 12:19 WIB

Sidokes Polres Cilegon Gelar Vaksinasi Massal

Jumat, 5 November 2021 | 08:56 WIB

Kapolres Cilegon Dampingi Giat Baksos Akabri 98

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:26 WIB

AOB Sowan Ke Walikota Cilegon, Ini Yang Dibahas

Kamis, 7 Oktober 2021 | 14:03 WIB

Pajero One dan KKP Merak Gelar Vaksinasi Tahap Kedua

Rabu, 29 September 2021 | 15:03 WIB
X