• Sabtu, 28 Mei 2022

Jelang Libur Nataru 2021, Satpol PP Pandeglang Buka Sentra Informasi Sambil Razia Prokes

- Kamis, 16 Desember 2021 | 14:10 WIB
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Pandeglang, Entus Bakti  (Daday)
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Pandeglang, Entus Bakti (Daday)

FAJARBANTEN.COM - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Pandeglang, Entus Bakti mengatakan, menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 ini. Pihaknya bersama beberapa instansi terkait lainnya, telah membuka Posko Sentra Informasi dan Pengaduan Masyarakat di beberapa titik strategis.

Menurut Entus, posko-posko tersebut didirikan guna mempermudah akses informasi dan pengaduan masyarakat, terkait kondisi Kantibmas selama Nataru, selain sebagai pos pengamanan atas pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes), terlebih lagi bila kembali Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 diterapkan pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang.

“Penetapan lokasi razia ditentukan atas kesepakan antara Satpol PP, Polres Pandeglang, BPBD, PMI dan pihak lainnya. Titik yang dirazia itu masuk area wajib masker. Intinya kami siap menjalankan kebijakan yang sudah ditentukan pemerintah pusat dan daerah, bila PPKM Level 3 kembali diberlakukan selama Nataru ini," jelas Entus Bakti, Kamis 16 Desember 2021.

Kepala Satpol PP Pandeglang ini berharap, pada saat penerapan PPKM nanti, jumlah pelanggar protokol kesehatan (Prokes) berkurang, atau tidak ada sama sekali. Karena menurutnya, dengan berkurangnya pelanggaran yang terjadi, menjadi bukti kalau tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan dan menjalankan Prokes semakin tinggi.

"Bukan dihitung dari banyaknya sanksi yang kita berikan, karena menindak para pelanggar Prokes, hingga hal itu disebut berhasil. Akan tetapi, semakin minimnya sanksi yang kita berlakukan nanti, karena minimnya pelanggaran yang terjadi, itulah bukti kalau kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan Prokes itu, ternyata sudah benar-nenar terbangun," tambahnya.

Kata Entus Bakti, sesuai Tupoksi Satpol PP yang salah satu tugasnya memberi keamanan dan kenyamanan masyarakat, dengn cara menjaga Kantibmas. Maka dia meminta masyarakat yang kebetulan mendapat sanki, karena melanggar aturan, untuk memahami maupun memakluminya, karena hal itu semata-mata hanyalah bentuk perlindungan kepada masyarakat.

“Sebagai aparatur pemerintah, kami beharap kepada masyarakat agar bersama-sama mematuhi aturan, menciptakan dan menjaga pola hidup sehat. Agar semua upaya pencegahan penyebaran Covid-19 menjadi semakin efektif,” ucap Entus Bakti.

Lebih jauh Entus menjelaskan, penerapan Prokes di Kabupaten Pandeglang dilakukan sejak mulai merebaknya virus Covid-19 sekitar bulan April 2020. Penerapan itu terus berlaku seiring turunnya kebijakan hingga Covid-19 benar-benar hilang.

Entus mengakui, kinerja Satpol PP makin meningkat sejak adanya Inpres Nomor: 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Oleh Pemkab Pandeglang, Inpres itu ditindaklanjuti dengan turunnya Perbup Nomor: 55 Tahun 2020. Sejak awal September Satpol PP sebagai bagian dari tim Satgas Covid-19 melakukan penegakkan hukum terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker,” paparnya.

Halaman:

Editor: Rian Nopandra

Tags

Terkini

X