• Jumat, 7 Oktober 2022

Peringati Tragedi Tsunami Selat Sunda, KPPC Akan Gelar Doa dan Zikir Bersama

- Kamis, 23 Desember 2021 | 12:56 WIB
Ketua KPPC, Frengky (Daday)
Ketua KPPC, Frengky (Daday)

fajarbanten.com - Komunitas Perduli Pariwisata Carita (KPPC), rencananya akan menggelar peringatan dua tahun tragedi Tsunami Anak Gunung Krakatau, sambil istigosah dan haul korban tsunami Selat Sunda serta mengenang Krakatau 1883, di Masjid Syeh Al-Khuseni, Carita-Pandeglang, pada Jumat malam Sabtu 24 Desember 2021, sekitar pukul 20.00 WIB.

Ketua KPPC, Frengky mengatakan, bahwa sebenarnya kegiatan peringatan Tsunami Selat Sunda dan Haul Korban Tsunami tersebut, untuk yang kali kedua. Tapi peringatan yang dilaksanakan secara terbuka adalah yang pertama kali dilakukan, karena di saat peringatan tahun pertama, terkendala situasi pandemi Covid-19.

"Pada tanggal 22 Desember 2018, peristiwa tsunami yang disebabkan oleh letusan Anak Krakatau di Selat Sunda, menghantam daerah pesisir Banten dan Lampung, sedikitnya 426 orang tewas dan 7.202 terluka dan 23 orang hilang akibat peristiwa tersebut. Dari sinilah awal kegiatan Haul korban tsunami Selat Sunda dan mengenang Krakatau 1883 dilaksanakan," jelas Frengky.

Peringatan tragedi tsunami Selat Sunda, maupun acara Haul korban tsunami Selat Sunda dan mengenang Krakatau 1883 tersebut, diakui Frengky sebagai sarana berkumpul dan bersilaturahminya Muspika, pelaku dan penggiat pariwisata di Carita, serta sejumlah organisasi kemanusiaan.

"Kegiatan ini selain sebagai sarana berkumpul dan bersilaturohim. Juga sebagai ajang intropeksi diri, disamping kita berdoa bersama, untuk para korban tragedi tsunami Selat Sunda, sambil menggelar acara santuna yatim, ceramah, zikir bersama, dan berdoa untuk bangsa agar selalu dijaukan dari musibah, serta bencana," tambahnya.

Frengky berharap acara tersebut bisa menjadi sebuah peringatan untuk semua. Dan dirinya pun menjamin, meskipun kegiatan tersebut dilakukan secara terbuka, namun untuk mengantisipasi kemungkinan adanya klaster baru Covid-19 pada acara itu, dia akan tetap terapkan aturan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan ketat.

"Ini adalah peringatan kedua, tapi dilaksanakan untuk yang pertama kali. Itu pun akan kita lakukan dengan standar Prokes yang kita sediakan dan lakukan. Dan ini rencananya akan selalu kita jadikan sebagai angenda tahunan KPPC," pungkasnya. (Daday)

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

Yanadi, Akan Pimpin PWI Pandeglang Periode 2022-2025

Kamis, 29 September 2022 | 17:37 WIB

GP Ansor Pandeglang Gelar Susbalan

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:15 WIB

Kacab BRI Pandeglang di Periksa Kejari

Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:36 WIB
X