• Senin, 23 Mei 2022

Bidang PPU Satpol PP Pandeglang Berhasil Amankan 248 Botol Miras

- Kamis, 30 Desember 2021 | 11:57 WIB
 Ratusan botol minuman keras (Miras)  berhasil diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang, di sejumlah wilayah, mulai dari Carita, Labuan hingga Panimbang, dan dilakukan pada Rabu 29 Desember 2021 malam. (Daday)
Ratusan botol minuman keras (Miras) berhasil diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang, di sejumlah wilayah, mulai dari Carita, Labuan hingga Panimbang, dan dilakukan pada Rabu 29 Desember 2021 malam. (Daday)

FAJARBANTEN.COM - Ratusan botol minuman keras (Miras) dari berbagai merk dan jenis, kembali berhasil diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang, dalam oprasi pengawasan Perda Kabupaten Pandeglang Nomor 16 Tahun 2003 Tentang Pelanggaran Kesusilaan, Minuman Keras, Penjudian, Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya.

Dalam oprasi pengawasan yang sekaligus dilakukan razia penyakit masyarakat (Pekat) oleh Bidang Penegak Perundang Undangan (PPU) Satpol PP Pandeglang ini, dilakukan di sejumlah wilayah, mulai dari Carita, Labuan hingga Panimbang, dan dilakukan pada Rabu 29 Desember 2021 malam

Berlyan Henny selaku Kepala Bidang PPU mengatakan, opraai pengawasan dan razia pekat yang dilakukannya tersebut, yakni untuk menegakan Perda, serta untuk menekan peredaran miras di Pandeglang jelang pergantian tahun 2021.

"Dalam Razia Pekat yang kami lakukan ini, kami dari Bidang PPU awalnya hanya melakukan pengawasan saja, kesejumlah titik yang kami anggap rawan peredaran miras, maupun zat adiktif lainnya. Namun dari hasil pengawasan itu, kami telah mendapati langsung adanya penjualan miras yang kadar alkohol nya diatas 5 persen, sehingga terpaksa miras-miras itu harus kita amankan," ungkap Berlyan.

Dikatakannya juga, razian pekat dan pengawasan yang berhasil mengamankan Miras sebanyak 248 botol itu, didapatkan dari sejumlah warung kecil, mulai dari Carita, Labuan hingga Sidamukti-Panimbang.

"Hasil tangkapan ini, baik itu berkas maupun barang bukti mirasnya, telah kita amankan di Markas Satpol PP Pandeglang, untuk selanjutnya saya serahkan pada PPNS untuk segera diproses menjadi berkas yustisi dan segera dilanjut ke meja hijau, atau non yustisi bila pihak tersangka mau membuat surat pernyataan tidak akan kembali menjual miras," tambahnya.

Sementara itu Mohamad Husni, selaku PPNS di Satpol PP Pandeglang, mengakui bahwa dirinya telah menerima mandat langsung dari Kabid PPU, agar segera memproses secaran yustisi, hasil operasi pekat dan pengawasan yang dilaksanakan pada Rabu 29 Desember 2021 malam.

"Benar, saya sudah mendapatkan perintah dari bu Kabid PPU, tinggal nunggu perintah langsung dari pak Kasat, untuk dapat segera memproses para pelanggar Perda Nomor 16 Tahun 2003 ini secara yustisi. Mudah mudahan lancar, dan para pelanggar (penjual miras) Perda bisa hadir secepatnya, setelah surat panggilan kami layangkan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut,' ucap Husni singkat.

Dari informasi yang sempat dihimpun, dari total 248 botol Minuman Keras dengan kadar alkohol diatas 5 persen, miras-miras tersebut di dapat dari warung milik DL sebanyak 37 botol, YT 4 botol, IN 5 botol, DD 36 botol, EK 24 botol, LN 44 botol, dan AS 98 botol. (Daday)

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

Kejari Pandeglang Bagi-bagi Takjil Bareng Wartawan

Kamis, 14 April 2022 | 12:35 WIB
X