Pemekaran Wilayah, DPRD : Perlu Kehati-hatian

- Rabu, 27 April 2022 | 19:24 WIB
Aditya dalam paparannya saat diskusi publik Sudah Layak Kabupaten Tangerang Dimekarkan Lagi yang digelar oleh PWI Kabupaten Tangerang di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Kabupaten Tangerang, Rabu 27 April 2022. (PWI Kabupaten Tangerang)
Aditya dalam paparannya saat diskusi publik Sudah Layak Kabupaten Tangerang Dimekarkan Lagi yang digelar oleh PWI Kabupaten Tangerang di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Kabupaten Tangerang, Rabu 27 April 2022. (PWI Kabupaten Tangerang)

fajarbanten.com- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Aditya Wijaya menyatakan pihaknya telah menampung aspirasi masyarakat atas keinginan di mekarkan sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut terbukti saat dirinya turun ditengah-tengah masyarakat, seperti keinginan di mekarkannya wilayah Kota Tangerang Tengah kerap menemukan masyarakat mengumpulkan tanda tangan atas keinginan mendukung pemekaran tersebut.

Namun, ia menyampaikan berdasarkan pengalaman dari tahun 1992 dan tahun 2008 Kabupaten Tangerang telah memekarkan dua wilayah yakni Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, semuanya berhasil.

"Kami sebagai legislatif menampung itu (aspirasi). Tapi kami sepakat juga terkait dari pak Bupati, kenapa regulasinya Kabupaten Tangerang ini historisnya tahun 92, tahun 2008 bagaimana menghasilkan anak-anak (Kota) baru tidak pernah gagal," ujar Aditya dalam paparannya saat diskusi publik Sudah Layak Kabupaten Tangerang Dimekarkan Lagi yang digelar oleh PWI Kabupaten Tangerang di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Kabupaten Tangerang, Rabu 27 April 2022.


Sebagai wakil rakyat, kata Aditya, memekarkan wilayah butuh sebuah kehati-hatian. Lantaran tidak ingin wilayah yang dimekarkan tersebut gagal. Politisi Partai Demokrat itu saat melakukan kunjungan di pelbagai daerah kerap menemukan Daerah Otonomi Baru (DOB) gagal.

"Kita sebagai legislatif harus hati-hati. Lahirnya kota baru tersebut tidak gagal. Ketika saya kunjungan keluar banyak daerah gagal, yang Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak sampai mencukupi," katanya

"Bagi kami kehati-hatian Itu perlu, akan tetapi wasiat yang kami terima sebagai ahli waris Kabupaten Tangerang akan kami akan sampaikan kepada generasi mendatang. Kita harus siapakan itu, bukan karena ego tadi. Biar tumbuh kembangnya Kabupaten Tangerang kedepannya tetap," sambungnya.

 

Kalau secara politik, pria kelahiran 77 itu menyampaikan pemekaran nama Tengerang tidak akan ada nama lain. Contohnya Kebupaten Karawang itu mau dimekarkan menjadi Cikampek.

"Kalau kita Tangerang, Tangerang Tengah, Tangerang Utara, Tangerang induk, nama Tangerang gak bakal hilang kalau di kita, saya yakin itu . Ini penting keutuhan kabupaten Tangerang ini jadi tidak ada ego sentris kewilayahan," ungkapnya.

Halaman:

Editor: R. Dede

Tags

Terkini

Pemekaran Wilayah, DPRD : Perlu Kehati-hatian

Rabu, 27 April 2022 | 19:24 WIB

PWI Kabupaten Tangerang Bersama UMN Siap Gelar KLW

Selasa, 26 April 2022 | 22:42 WIB

Tingkatkan Pelayanan, Kantor Desa Cikuya Dibangun

Jumat, 7 Januari 2022 | 11:39 WIB

Danramil Mauk Disiplinkan Prokes 5M

Rabu, 15 Desember 2021 | 15:45 WIB
X