Satreskrim Polres Serang Tangkap Sponsor TKI Ilegal Asal Kecamatan Pontang

- Kamis, 23 Juni 2022 | 10:41 WIB
Kapolres Serang AKBP Yudha Satria menginterogasi tersangka pada Press Conference, Rabu  21 Juni 2022. (Yogi)
Kapolres Serang AKBP Yudha Satria menginterogasi tersangka pada Press Conference, Rabu 21 Juni 2022. (Yogi)

Fajarbanten.com - Sponsor TKW, NN (43) asal Kecamatan Pontang Kabupaten Serang harus berhadapan dengan hukum setelah dirinya ditangkap karena menjalankan bisnis penyaluran Tenaga Kerja Indonesia (TKI) secara ilegal.

Tersangka sponsor NN mencari dan menyalurkan TKI Warga Negara Indonesia (WNI) untuk dipekerjakan menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Arab Saudi dengan cara merekrut dan mencari pekerja yang diberangkatkan sebagai pekerja migran.

Selain itu, modus yang dilakukan pelaku juga memberikan uang sekitar Rp 3 jut kepada korban. Namun NN juga merekrut korban yang masih di bawah umur. Akibatnya, NN dijerat dengan pasal perlindungan pekerja Indonesia dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kapolres Serang AKBP Yudha Satria menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat dan personil Unit PPA Polres Serang kemudian langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka NN dari Kecamatan Cikuesal sampai dengan tertangkap di jalan tol Serang Merak-Jakarta Km 55 Kragilan.

Kapolres Serang AKBP Yudha Satria didampingi Kasat Reskrim memberikan keterangan pers kepada wartawan. (Yogi)
"Dari pengembangan kasus, penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polres Serang berhasil menggagalkan penyelundupan 7 orang calon PMI asal Bima NTB yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi oleh tersangka NN dan satu lainnya berasal dari Cikuesal Kabupaten Serang," jelas Kapolres AKBP Yudha Satria, saat menggelar Press Conference, Rabu 22 Juni 2022.

Lanjut Yudha, saat mobil yang dikendarai tersangka diberhentikan petugas dan setelah diperiksa ternyata benar sedang membawa calon Pekerja migran Indonesia.

Yudha mengatakan, dalam penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan delapan orang korban RM, DL, VR, SM, PWS, NW, NL dan FS beserta barang bukti 1 unit mobil Calya dengan Nopol A 1274 KY, 1 unit Hp merk Infinix, 4 buku paspor, 1 buku tabungan Mandiri, uang tunai sebesar Rp.1.850.000 dan 1 tiket pesawat.

Sementara, lanjut Yudha, upaya penggagalan tersebut terjadi di rumah tersangka di Desa Linduk, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang pada hari Senin 20 Juni 2022 sekitar jam 22:30 WIB.

"Kita berhasil menangkap NN di rumahnya, sementara untuk 3 orang inisial AS, PT, AR masih DPO," kata Yudha.

"Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 2 dan pasal 4 Pasal 10 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang dan Pasal 81 Jo Pasal 86 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun sampai 3 tahun penjara," tegasnya. (*/yogi)

Halaman:

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

Bupati Serang Lepas Ratusan Jemaah Calon Haji

Rabu, 15 Juni 2022 | 21:36 WIB

Bupati Serang Gelar Halal Bihalal Terbatas

Selasa, 10 Mei 2022 | 10:54 WIB

Bupati Serang Pastikan Anyer Aman Bagi Wisatawan

Sabtu, 30 April 2022 | 09:01 WIB

Diduga Siswa SMA Sekap Dan Cabuli Siswi SMP

Jumat, 17 Desember 2021 | 11:35 WIB
X