• Kamis, 11 Agustus 2022

Ijin Belum di Tempuh, Tempat Hiburan Malam di Carita Pandeglang Nekat Beroperasi

- Senin, 27 Juni 2022 | 09:47 WIB
petugas Satpol PP bersama Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta didampingi oleh Polres Pandeglang dan Sub Denpom III/4-3 Pandeglang, saat melakukan pengawasan pada Jumat 24 Juni 2022 malam. (Asep)
petugas Satpol PP bersama Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta didampingi oleh Polres Pandeglang dan Sub Denpom III/4-3 Pandeglang, saat melakukan pengawasan pada Jumat 24 Juni 2022 malam. (Asep)

Fajarbanten.com - Penertiban usaha karaoke digencarkan di wilayah Kabupaten Pandeglang, namun sejumlah tempat hiburan tersebut nekat beroperasi dan bahkan segel yang dipasang petugas Satpol PP dicopot. Padahal saat disegel pekan lalu, tempat hiburan malam tersebut belum memiliki izin yang lengkap.

Kendati demikian, kedua tempat hiburan malam yang nekat untuk beroperasi diantaranya Carista di Desa Pejamben, Kecamatan Carita dan Pondok Cengkar, tempat karaoke yang berlokasi di Desa Margasana, Kecamatan Pagelaran.

Namun Hal itu diketahui oleh petugas Satpol PP bersama Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta didampingi oleh Polres Pandeglang dan Sub Denpom III/4-3 Pandeglang, saat melakukan pengawasan pada Jumat 24 Juni 2022 malam.

Pelaksana Tugas Kasat Pol PP Kabupaten Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengatakan, sebelum izinnya lengkap maka pemilik tempat karaoke jangan membuka usahanya terlebih dahulu.
“Kalau masih membandel kita berikan teguran kedua dan akan diangkut seluruh peralatan karaokenya. Tolong sampaikan kepada pemilik tempat hiburan untuk segera mengurus izinnya,” ucap Fahmi, Minggu 26 Juni 2022.

Fahmi mengatakan, selain mengawasi empat tempat hiburan yang sudah disegel, pihaknya juga mendatangi tiga tempat yang diduga dijadikan hiburan malam yang belum memiliki izin. Benar saja, ketiga lokasi yang berada di Kecamatan Panimbang dan Pagelaran itu tidak memiliki izin dan tempat yang kumuh.
“Kita dapatkan tiga lokasi (tempat hiburan, red) baru yang belum memiliki izin dan sudah kita berikan peringatan untuk segera mengurus izin,” kata dia.

Jika pengusaha tempat hiburan masih melakukan pelanggaran, pihaknya akan meningkatkan tindakan berupa penyitaan alat karaoke serta penutupan secara permanen.
" Jika pemilik masih membandel, kita akan sita alat karaoke dan penutupan secara permanen,"ujarnya.

Jabatan Fungsional (JF) Analisis Kebijakan PTSP pada DPMPTSP Kabupaten Pandeglang, Adi Wahyudi menjelaskan, Pondok Cengkar belum memigrasikan Nomor Induk Berusaha (NIB) ke versi terbaru, yakni OSS RBA.

Ia mengaku, saat dilakukan penindakan pekan lalu, pengelola Pondok Cengkar sudah melakukan koordinasi ke DPMPTSP untuk mengurus perizinannya. Pihaknya menyarankan pengelola Pondok Cengkar serta yang lainnya untuk segera melakukan migrasi NIB ke OSS RBA serta memperbaharui IMB atau saat ini menjadi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sesuai peruntukan usahanya.
“Namun setelah dilakukan pengecekan NIB-nya belum berubah ke versi terbaru,” kata dia.

Selain Pondok Cengkar, pemilik tempat karaoke dan billiard Carista, Haji Midin, serta pemilik RM Yayang Putri dan rumah karaoke Srikandi juga sudah berkoordinasi untuk mengurus perizinan.
“Kalau dari izin secara OSS RBA, H Midin sudah bermigrasi. Tapi kan masih ada pemenuhan kewajiban yang harus dia penuhi, karena izin karaoke itu tidak semudah yang mereka sekarang laksanakan, karena ada beberapa tahapan mulai dari prasarana serta izin lingkungan dari masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Asep)

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

Kacab BRI Pandeglang di Periksa Kejari

Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:36 WIB

Pastikan Berizin, Dewan Akan Sidak Tambak Udang

Jumat, 15 Juli 2022 | 09:03 WIB
X