• Jumat, 2 Desember 2022

DLH Akan Kaji Ulang Soal Izin Lingkungan Peternakan Ayam Milik PT Alpindo

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:18 WIB
Kepala DLH Pandeglang, Ahmad Saepudin (Asep)
Kepala DLH Pandeglang, Ahmad Saepudin (Asep)

Fajarbanten.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pandeglang berencana melakukan kajian ulang terhadap perusahaan peternakan ayam milik PT Alpindo LF Makmur di Desa Banyumas, Kecamatan Bojong. Kajian tersebut dilakukan menindaklanjuti keluhan warga agar pihak perusahaan mengutamakan aspek lingkungan. Sebab, warga khawatir perusahaan tersebut membuat Desa Banyumas dipenuhi lalat.

Kepala DLH Pandeglang, Ahmad Saepudin mengatakan, untuk rekomendasi izin upaya pengelolaan lingkungan (UKL), upaya pemantauan lingkungan (UPL), maupun analisis dampak lingkungan (Amdal) milik PT Alpindo LF Makmur sudah keluar. "Kalau izin UKL, ULP sama amdal perusahaan itu kalau tidak salah sudah keluar, dan sudah kita berikan izin rekomendasi, karena rekomendasi itu sudah lama keluarnya," kata Saepudin, Jumat 5 Agustus 2022

Meksi izin lingkungan sudah keluar, kata Saepudin, pihaknya akan melakukan kajian terhadap perusahaan peternakan ayam PT Alpindo LF Makmur. Kajian ini menindaklanjuti keluhan warga agar pihak perusahaan memperhatikan dampak lingkungan. "Kalau dampak lingkungan pasti kami lakukan pengawasan, karena setiap 6 bulan sekali kita lakukan kajian dampak lingkungan. Setiap 6 bulan sekali bidang pencemaran akan melakukan monitoring dampak lingkungan, dan pengawasan," ujarnya.
Dia menerangkan, dikeluarkannya izin dampak lingkungan PT Alpindo LF Makmur menindaklanjuti hasil kajian bagian Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang. "Kalau soal perusahaan itu dekat perkampungan, kami tidak tahu, karena itu hasil kajian dari tata ruang. Kita hanya memberikan rekomendasi UKL, UPL, dan sesuai kajian dari tata ruang," terangnya.

Kepala Bidang Peternakan, dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pandeglang, Wahyu Widiyani mengatakan, dinasnya telah memberikan rekomendasi perizinan PT Alpindo LF Makmur. "Izin rekomendasinya sudah kami keluarkan. Kalau izin keseluruhan, baik dari kami, DLH, DPUPR, dan DPMPPTSP," katanya.

Dia memastikan, perusahaan itu tidak akan berdampak terhadap lingkungan. "Dari hasil kajian sesuai aturan jarak kandang minimum 250 meter, tapi lokasi perusahaan itu sudah jauh dari permukiman warga diatas 250 meter, karena perusahaan itu adalah ayam pedaging," ujarnya. (Asep)

Editor: Rian Nopandra

Tags

Terkini

Puskesmas Cikedal Bantu Penangan Medis Pasien Lumpuh

Minggu, 20 November 2022 | 13:04 WIB

Bapenda Pandeglang Tertibkan Penunggak Pajak Reklame

Selasa, 15 November 2022 | 22:08 WIB

Rumah Nenek Simot Jadi Atensi Mensos

Sabtu, 12 November 2022 | 17:51 WIB

Optimalkan UMKM, Kadin Pandeglang Rangkul Para Petani

Kamis, 10 November 2022 | 18:05 WIB
X