• Jumat, 2 Desember 2022

Warga Cikamunding Gelar Doa Bersama

- Senin, 3 Oktober 2022 | 10:13 WIB
Warga Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak menggelar do'a bersama dan aksi menyalakan lilin sebagai bentuk duka cita atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 01 Oktober 2022 (Rijal)
Warga Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak menggelar do'a bersama dan aksi menyalakan lilin sebagai bentuk duka cita atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 01 Oktober 2022 (Rijal)

FAJARBANTEN.COM -Warga Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak menggelar do'a bersama dan aksi menyalakan lilin sebagai bentuk duka cita atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 01 Oktober 2022 lalu

Pada insiden kerusuhan setelah pertandingan antara Arema FC vs Persebaya Surabaya itu menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. Teranyar, sekitar 127 orang meninggal dunia setelah menonton pertandingan.

Sepak bola yang seharusnya menjadi hiburan rakyat dan dapat dinikmati setiap golongan dengan suka cita, justru menimbulkan korban jiwa. Selain korban meninggal dunia, ada 180 orang yang masih dalam perawatan di rumah sakit.

Warga di Desa Cikamunding Banten terketuk hatinya atas insiden maut dan memilukan di Malang. Tragedi ini membuat Oficial dan suporter Kamuning FC serta warga Desa Cikamunding, Cilograng, Banten menggelar aksi solidaritas yang dilakukan di Lapangan terbuka bukit Pasirpeti.

Menurut ketua tim suporter Kamuning FC, Edi Nurjaman, tragedi ini sangat memilukan dan tak pernah terbayang bisa menjadi tragedi semengerikan ini.
Sepak bola yang menjadi hiburan justru menimbulkan korban jiwa, bahkan di antaranya perempuan dan anak-anak.

“Untuk itu, malam ini, kita berkumpul, memanjatkan doa, agar tidak ada kejadian serupa, serta memohon agar pihak berwajib mengusut tuntas persoalan ini,” kata Edi, kepada wartawan, Minggu 02 Oktober 2022.

Pihaknya kata Edi, melakukan doa dan menyalakan lilin bersama sebagai bentuk duka mendalam, serta penghormatan untuk seluruh korban jiwa atas kejadian di Stadion Kanjuruhan Malang dan semoga keluarga yang ditinggalkan di beri ketabahan dan kekuatan.

Senada disampaikan Kepala Desa Cikamunding, Yayan Hendayana yang menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut

“Kami menyampaikan duka mendalam bagi dunia sepak bola kita. Kepada para korban, mari kita bersama-sama mendoakan agar mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya,”ujarnya.

Yayan juga berharap agar insiden di Kanjuruhan ini menjadi yang terakhir kalinya dalam dunia sepakbola semoga hikmah dari tragedi ini adalah bisa memperbaiki sepak bola kita ke depannya. "Yang jelas tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia,"tuturnya.(Rijal)

Halaman:

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

PGRI Malingping Gelar HUT ke 77 dan HGN Tahun 2022

Sabtu, 26 November 2022 | 15:01 WIB

Si Jago Merah Lahap Dapur Rumah Seorang Janda

Senin, 7 November 2022 | 17:23 WIB

Dapur Rumah Milik Warga Desa Rahong Terbakar

Senin, 7 November 2022 | 17:15 WIB

Pemdes Kadu Agung Timur Gelar Khitanan Massal

Minggu, 23 Oktober 2022 | 14:04 WIB

Jalin Sinergitas, Kejari Kunjungi Kantor PWI Lebak

Jumat, 7 Oktober 2022 | 17:06 WIB

Kapolsek Malingping hadiri Sosialisasi  PT PNM

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:10 WIB
X