• Kamis, 27 Januari 2022

Ajak Masyarakat Patuhi Prokes, Sharp Indonesia Luncurkan Kampanye Lets Be A Hero

- Kamis, 11 November 2021 | 15:01 WIB
Ilutrasi Keluarga (Yogi)
Ilutrasi Keluarga (Yogi)

fajarbanten.com– Kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mengalami penurunan yang signifikan, namun hal tersebut bukanlah penanda jika kondisi sudah kembali pulih dan aman, masyarakat masih tetap harus waspada dengan selalu menjalankan prokes.

Tanggung jawab dan kesadaran dari setiap individu masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan merupakan kunci untuk menekan angka penularan.

Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 2021, Sharp Indonesia meluncurkan kampanye Lets Be A Hero sebagai ajakan bagi masyarakat untuk tetap waspada menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi ini dan menjadi pahlawan demi melindungi diri, keluarga dan lingkungan sekitar.

“Kampanye ini merupakan wujud kepedulian Sharp Electronics Indonesia akan keadaan masyarakat Indonesia di masa pandemi ini,” ungkap Shinji Teraoka selaku Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia.

Aksi kepedulian yang dilakukan oleh Sharp Indonesia di masa pandemi diawali dengan melakukan pembagian masker KN95 kepada tenaga kesehatan dibeberapa rumah sakit rujukan dan paket sembako bagi masyarakat terdampak dari kalangan pra sejahtera di awal kemunculan Covid-19 di bulan Maret - Juli 2020.

Kemudian disepanjang tahun 2020 – 2021, Sharp Indonesia pun telah melaksanakan beragam UMKM, ‘Sharp Mapan’ yang memfasilitasi para petani penggarap untuk melakukan pertanian mandiri.

Sementara dibidang pendidikan, melalui program ‘Sharp Pintarkan Indonesia’, Sharp mendonasikan ratusan smartphone dan notebook bagi pelajar dan tenaga pengajar di wilayah terpencil di Indonesia agar dapat mengikuti proses belajar mengajar secara daring.

Sharp Indonesia pun menggelar program ‘Terima Kasih Pahlawan Kesehatan Indonesia’ sebagai apresiasi kepada tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas kesehatan khusus pasien Covid-19 dengan memberikan bantuan berupa paket sembako, produk air purifier dan santunan biaya sekolah bagi anak-anak tenaga kesehatan.

“Program ini adalah ungkapan terima kasih kami terhadap jasa yang telah dilakukan oleh mereka. Kami melihat betapa besar pengorbanan para tenaga kesehatan ini dalam menjalankan tugasnya, terpisah dari keluarga selama berhari-hari dan mengindahkan resiko yang begitu besar demi menolong sesama,” ujar Teraoka.

Kekhawatiran akan munculnya gelombang ketiga Covid-19 menjadi hal yang patut diwaspadai. Mengurangi mobilitas di luar rumah, tetap menjalankan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi menjadi upaya yang yang dapat dilakukan guna menekan laju penularan.

Halaman:

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

Rutan Serang Gelar Antigen dan Terapkan 5 M

Rabu, 26 Januari 2022 | 18:25 WIB

Pengadaan Komputer UNBK Diduga Dikorupsi 6 Miliar

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:02 WIB

Kurir Narkoba Diupah Rp 200 Diamankan Polres Cilegon

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:54 WIB
X