• Senin, 17 Januari 2022

Artikel Dr. Firman Candra 13

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 13:22 WIB
Artikel Dr. Firman Candra 13
Artikel Dr. Firman Candra 13

Pandangan Hukum Terhadap Teknologi Informasi

 

Fani Rizki Mardiansyah

Pasca Sarjana Ilmu Hukum

Universitas Mathla’ul Anwar Banten

fanirizkimardiansyah@gmail.com

 Abstract

Information technology and law are two fields very different sciences, but both have a purpose to improve human well-being. Law along with the growth of social life, while information technology there is when the human need for a better life is like that important. Thus, the law is needed to control the use of information technology in every aspect of life man. On the other hand, information technology is needed to help achieve good law enforcement, because the limitations of humans themselves in collecting and processing so much information. Information technology continues growing so fast, expanding into other fields, but This growth is not accompanied by internal control rules its application. In general, in Indonesia the legislation about the application and use of information technology so slow, and when a law is launched the challenges of legal backwardness are evident. Legal perspective information technology tries to see what's possible be taken into consideration in understanding the possible settlement of lagginglegislation compared to the growth of information technology.

 

I. Pendahuluan

Kesejahteraan adalah hakikat dari kehidupan manusia dan ini memerlukan sains dan teknologi. Sains dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing setiap orang, komunitas atau bangsa, sedangkan teknologi digunakan untuk memudahkan kehidupan manusia.Namun demikian, agar kesejahteraan itu terus terpelihara dengan baik, diperlukan suatu tatanan, tatanan membutuhkan aturan-aturan yang menjadi kerangka usaha manusia untuk mencapai dan meningkatkan kesejahteraan itu. Jadi, sebagai anggota sosial masyarakat setiap orang berkaitan secara langsung antara satu dengan yang lain melalui ketentuan-ketentuan, adat-istiadat, dan kelembagaan yang telah diatur dan disepakati bersama, yang dikenali sebagai sistem sosial.

Halaman:

Editor: R. Dede

Terkini

Terdampak Gempa di Pandeglang Menjadi 23 Kecamatan

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:50 WIB

Kapolsek Malingping Pimpin Apel Siaga Bencana

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:48 WIB

17 Kecamatan di Pandeglang Terdampak Gempa

Jumat, 14 Januari 2022 | 20:27 WIB

Rumah dan Sekolah di Lebak Rusak Akibat Gempa

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:22 WIB

Pelaku Dugaan Penipuan H. Usep Menghilang

Jumat, 14 Januari 2022 | 14:50 WIB
X