• Senin, 17 Januari 2022

Kejagung Usut Proyek Satelit Kemhan 2015 yang Rugikan Negara Hingga RP 819 M

- Kamis, 13 Januari 2022 | 19:05 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin
Jaksa Agung ST Burhanuddin

JAKARTA - Dalam waktu dekat, kasus pelanggaran hukum di balik proyek pengadaan satelit slot orbit 123 derajat Bujur Timur yang ada di Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada 2015 bakal naik penyidikan. Hal ini dikarenakan Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut dugaan pelanggaran hukum di balik proyek tersebut dan disebut telah memiliki cukup bukti.

"Beberapa bulan bahkan beberapa tahun kami telah melakukan penelitian dan pendalaman atas kasus ini dan sekarang sudah hampir mengerucut. Insyaallah dalam waktu dekat kami akan naik penyidikan. Insyaallah dalam satu-dua hari kami akan tindak lanjuti ini. Memang dari hasil penyelidikan cukup bukti untuk kami tingkatkan ke penyidikan," ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kemenko Polhukam, Kamis (13/1/2022).

Burhanuddin menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman. Dia belum dapat menyampaikan siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.

"Ini masih pendalaman. Artinya kami belum menentukan penyidikan ya, baru akan kami tentukan dalam satu-dua hari. Pasti kerugian kami sudah kami lakukan pendalaman, tetapi finalnya nanti ada di BPK dan BPKP. Kami belum bisa sebutkan," jelas Burhanuddin. (Dede).

Editor: R. Dede

Terkini

Terdampak Gempa di Pandeglang Menjadi 23 Kecamatan

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:50 WIB

Kapolsek Malingping Pimpin Apel Siaga Bencana

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:48 WIB

17 Kecamatan di Pandeglang Terdampak Gempa

Jumat, 14 Januari 2022 | 20:27 WIB

Rumah dan Sekolah di Lebak Rusak Akibat Gempa

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:22 WIB

Pelaku Dugaan Penipuan H. Usep Menghilang

Jumat, 14 Januari 2022 | 14:50 WIB
X