• Rabu, 17 Agustus 2022

Satreskrim Polres Serang Amankan Ibu Pembunuh Bayi

- Jumat, 25 Maret 2022 | 18:01 WIB
Pelaku pembunuh bayi diamankan di Satreskrim Polres Serang, Jumat 24 Maret 2022. (Yogi)
Pelaku pembunuh bayi diamankan di Satreskrim Polres Serang, Jumat 24 Maret 2022. (Yogi)

Fajarbanten.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Serang Kota berhasil mengamankan Sapnah (38) warga Kampung Pamatutan RT.022 / RW.009 Kelurahan Bojong Genteng Kecamatan Bojong Genteng, Kabupaten Sukabumi, Kamis 24 Maret 2022.

Supnah diamankan polisi, karena terlibat kasus pembunuhan anaknya yang baru saja dilahirkan hasil dsri hubungan gelap dengan sang pacar, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 341 KUHP.

"Wanita yang diduga membunuh anaknya karena takut akan diketahui orang dan dengan sengaja menghilangkan nyawa anaknya pada saat baru dilahirkan," ujar Kasatreskrim Polresta Serang Kota AKP David Adi Kusuma kepada wartawan, Jumat 25 Maret 2022.

Pelaku tega menghabisi anaknya di dalam kosan lingkungan Sapiah RT.002/RW.013 Kelurahan Panancangan Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu 23 Maret 2022.

Penemuan mayat bayi tersebut pertama kali diketahui oleh warga bernama Azis dan Cipto warga Komplek Taman Widya Asri Blok PW25 No.6 RT.003/RW.025 Kota Serang, setelah dapat laporan dari pelaku.

"Modus pelaku berpura-pura melaporkan kepada RT bahwa bayi yang tersangka lahirkan sudah meninggal sejak dalam kandungan, agar tidak diketahui oleh keluarga bahwa tersangka sudah melahirkan," jelasnya.

Mengetahui adanya kejanggalan, kedua saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian terdekat, setelah diinterogasi tersangka mengakui bahwa mayat bayi laki-laki tersebut yang dilahirkan oleh tesangka pada hari Selasa 22 Maret 2022 sekira jam 18.00 WIB tanpa bantuan siapapun.

"Ari-ari bayi tersebut dipotong oleh tersangka menggunakan gunting, dan pengakuan tersangka bahwa setelah lahir bayi tersebut sudah meninggal dunia," paparnya.

Tidak begitu saja percaya dengan pengakuan pelaku, Kepolisian langsung melakukan otopsi terhadap mayat bayi di RS Bhayangkara Polda Banten dan didapat hasil dalam tubuh pelaku terdapat.

"Dari hasil sementara bayi laki-laki dengan umur kandungan 36 sampai 38 minggu, ditemukan tanda kekerasan akibat benda tumpul berupa resapan darah pada kepala bagian belakang bagian sisi kiri dan sisi kanan serta memar pada bibir atas," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Rian Nopandra

Tags

Terkini

40 Napi Teroris Lapas Gunung Sindur Ikrar Setia NKRI

Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:45 WIB

36 Anggota Polri Langgar Etik di Kasus Brigadir J

Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:43 WIB
X