• Kamis, 7 Juli 2022

Pemprov Banten Komitmen Tingkatkan Peran Penyandang Disabilitas

- Rabu, 18 Mei 2022 | 17:37 WIB
 Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar  seusai membuka pameran foto kaum disabilitas, di Pendopo Gubernur Banten, Rabu 18 Mei 2022. (Pik)
Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar seusai membuka pameran foto kaum disabilitas, di Pendopo Gubernur Banten, Rabu 18 Mei 2022. (Pik)

FAJARBANTEN.COM - Penyadang disabilitas sebagaimana amanah dan Undang-Undang bukan lagi sebagai kalangan yang diminoritaskan, tetapi saat ini penyandang disabilitas sudah menjadi bagian yang harus diprioritaskan dalam rangka penyamarataan hak sebagai warga negara.

Pemprov Banten sebagai pemangku kebijakan tentu mempunyai peranan penting dalam upaya peningkatan peran kaum disabilitas, baik dalam hal karir, dunia kerja maupun kesetaraan lainnya.

Atas hal itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar berkomitmen akan melakukan berbagai upaya dalam rangka melaksanakan apa yang menjadi mandatory Presiden kepada dirinya terkait dengan penyandang disabilitas.

"Alhamdulillah Provinsi Banten saat ini sudah mempunyai Perda Nomor 14 Tahun 2019 tentang Disabilitas. Artinya dengan Perda itu, keberadaan kaum disabilitas secara hukum sudah disamaratakan hak-haknya dengan yang lain," ujarnya seusai membuka pameran foto kaum disabilitas, di Pendopo Gubernur Banten, Rabu 18 Mei 2022.

Muktabar menyadari keberadaan Perda saja tidak cukup untuk memastikan hak-hak penyandang disabilitas bisa terpenuhi dengan baik. Oleh karena itu, dalam waktu dekat dirinya akan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang disabilitas.

"Pergub itu sebagai penjabaran teknis dari Perda disabilitas yang sudah ada. Di dalamnya nanti akan mencakup berbagai hal, termasuk di dalamnya persoalan kesempatan kerja bagi disabilitas," ujarnya.

Diakui Muktabar, saat ini kesempatan kerja itu semakin luas tersedia, seperti dalam dunia ekonomi kreatif seperti fotografi yang ditampilkan oleh rekan-rekan disabilitas ini, atau tataran kerja lainnya yang berkaitan langsung dengan pengembangan potensi yang dimiliki oleh masing-masing orang.

"Tapi walau demikian, kesempatan kerja mereka dalam arti secara luas itu harus tetap diformulasikan, sehingga nantinya tidak ada lagi diskriminasi yang mereka dapatkan," katanya.

Muktabar juga menegaskan rekan-rekan disabilitas di Banten dipastikan tidak hanya mendapatkan hak-haknya dalam dunia kerja, tetapi ia juga menyampaikan jika rekan-rekan disabilitas sudah memenuhi syarat sebagai pejabat publik, kenapa tidak.

"Menjadi Gubernur, Bupati, Walikota bahkan anggota dewan juga sangat mungkin," tegasnya.

Halaman:

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

X