Pemkab Tangerang Siarah TV Aanalog Dihentikan Secara Bertahap

- Rabu, 22 Juni 2022 | 21:42 WIB
Siarah TV Aanalog Dihentikan Secara Bertahap (net)
Siarah TV Aanalog Dihentikan Secara Bertahap (net)

FAJARBANTEN.COM – Guna mengoptimalkan siarahan TV Analog atau Analog Switch-Off (ASO) pemerintah Kabupaten Tangerang akan berlakukan penghentian siaran per 25 Agustus 2022 resmi.

Ditindakan penghentian siaran TV Analog atau ASO merupakan salah satu langkah untuk mengoptimalkan migrasi penyiaran terestrial teknologi analog ke digital atau dikenal dengan ASO harus diselesaikan paling lambat dua tahun sejak diundangkan. Dengan begitu, maka migrasi TV analog ke digital itu paling lambat terjadi pada 2 November 2022. 

Menyeselarakan amanat yang sudah dituangkan dalam UU Cipta Kerja, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mempunyai tugas menghentikan penyiaran Televisi (TV) analog untuk beralih ke siaran TV digital atau disebut ASO.

Ada beberapa poin yang harus di pahami bersama dan mengacu pada pernyataan Kominfo, ada lima alasan pemerintah memberhentikan siaran TV analog dan bermigrasi ke digital.

  1. Menjalankan amanat dari Pasal 60A Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran sebagaimana diubah oleh Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
  2. Menghasilkan siaran televisi yang lebih berkualitas, jernih, dan bersih bagi masyarakat. 
  3. Meningkatkan efisiensi penyelenggaraan siaran para Lembaga Penyiaran melalui infrastruktur sharing. 

Kepala Diskominfo Kabupaten Tangerang, Nono Sudarno menyampaikan kabupaten Tangerang sudah memasuki tahap kedua pada tanggal 28  Agustus 2022 untuk program ASO ini akan berkoordinasi dengan KPID dan juga Kementerian Kominfo mengenai teknis dan juga sosialisasi kepada masyarakat, bersamaan dengan beberapa daerah lainnya dalam waktu dekat.

”Bagi masyarakat yang tidak memiliki TV yang mampu menerima siaran televisi Digital (seperti TV Tabung), layanan penyiaran digital dapat tetap dilakukan dengan pemasangan set top box (STB). Adapun proses pemasangan STB ini dapat dibantu pemerintah untuk masyarakat tidak mampu. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu membeli TV baru,” ujarnya.

 

Ia menambahkan masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan STB secara gratis syarat, yang harus dipenuhi adalah 

“Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial , Memiliki perangkat TV analog , Memiliki KTP dan Tinggal di wilayah yang terdampak penghentian siran TV analog sesuai jadwal,” pungkasnya. (Pik).

 

Halaman:

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

X