• Senin, 26 September 2022

Jadi Pimpinan Sidang di Rakernas APEKSI, Walikota Cilegon Tolak Penghapusan Honorer

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:20 WIB
Walikota Cilegon Helldy Agustian (ketiga dari kiri) menghadiri Rakernas XV Apeksi di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin 08 Agustus 2022. (Yogi)
Walikota Cilegon Helldy Agustian (ketiga dari kiri) menghadiri Rakernas XV Apeksi di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin 08 Agustus 2022. (Yogi)

Fajarbanten.com - Walikota Cilegon, Helldy Agustian menjadi salah satu pimpinan sidang mewakili Komisariat III (Pulau Jawa) dalam forum Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin 08 Agustus 2022.

Dalam kesempatan itu, Helldy menegaskan bahwa dirinya tidak setuju dengan rencana pemerintah pusat yang akan menghapus tenaga honorer pada 2023. "Jangan sampai dihapus lah, kasihan, biar bagaimana pun mereka sudah mengabdi dan ikut melayani masyarakat," katanya.

Dari perwakilan masing-masing wilayah, para walikota sependapat bahwa penghapusan tenaga honorer tidak realistis. Penolakan penghapusan tenaga honorer rencananya diplenokan dalam rapat lanjutan, Selasa 9 Agustus 2022 besok.

Helldy justru mengatakan, dirinya akan berjuang sekuat tenaga agar tenaga honorer dapat diprioritaskan menjadi ASN atau paling tidak P3K. "Saya yakin teman-teman para walikota se-Indonesia juga sepakat dengan usulan yang saya sampaikan sebab ini menyangkut hajat hidup orang banyak," ujarnya.

Walikota Cilegon Helldy Agustian (kedua dari kiri) menjadi salah satu pimpinan sidang Rakernas XV Apeksi di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin 08 Agustus 2022. (Yogi)
Dalam memperjuangkan nasib honorer, Helldy mengaku tidak ingin setengah-setengah. "Yang jadi prioritas bukan hanya tenaga pendidikan di Dinas Pendidikan dan tenaga kesehatan di Dinkes, tapi juga tenaga teknis, itu penting karena berkaitan dengan pelayanan," katanya.

Sementara itu, Asda I Kota Cilegon Tatang Muftadi menambahkan, sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat, Pemkot Cilegon tentu saja masih membutuhkan tenaga honorer.

"Jumlah pegawai kita setiap tahun berkurang karena pensiun. Sementara jatah rekrutmen yang didapat Cilegon kurang memadai, maka untuk optimalisasi pelayanan, kita masih butuh honorer," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua APEKSI, Bima Arya Sugiarto juga mengatakan bahwa penghapusan honorer pada tahun depan tidak rasional. "Saya mengajak kepada semua kepala daerah untuk kompak mengawal masalah ini, kalau honorer betul betul selesai di 2023, lumpuh semuanya," ujarnya. (*/yogi)

Editor: Rian Nopandra

Tags

Terkini

Bank Banten Gelar Aksi Donor Darah

Kamis, 22 September 2022 | 21:21 WIB

Kodim 0602/Serang Gelar Binkom Cegah Konflik Sosial

Rabu, 21 September 2022 | 17:22 WIB
X