• Senin, 26 September 2022

Pj Gubernur Al Muktabar Ajak Generasi Muda Gemar Berwirausaha Serta Akrab Teknologi Digital

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:30 WIB
Al Muktabar saat memberikan motivasi pada Pelatihan Bisnis Digital Dalam Rangka Mewujudkan Satu Keluarga Satu Pengusaha, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten, Jl Lintas Timur AMD, Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Rabu 10 Agustus 2022. (Pik)
Al Muktabar saat memberikan motivasi pada Pelatihan Bisnis Digital Dalam Rangka Mewujudkan Satu Keluarga Satu Pengusaha, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten, Jl Lintas Timur AMD, Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Rabu 10 Agustus 2022. (Pik)

FAJARBANTEN.COM - Al Muktabar, Penjabat (Pj) Gubernur Banten mengajak kepada para generasi muda untuk gemar berwirausaha dan akrab dengan perkembangan teknologi digital. Langkah itu akan melatih para wirausahawan muda menjadi mandiri dan berdaya saing.

Hal itu dikatakan Al Muktabar saat memberikan motivasi pada Pelatihan Bisnis Digital Dalam Rangka Mewujudkan Satu Keluarga Satu Pengusaha, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten, Jl Lintas Timur AMD, Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Rabu 10 Agustus 2022.

Kepada sekitar 100 peserta wirausahawan muda itu Al Muktabar mengungkapkan dirinya bangga ternyata banyak generasi muda di Pandeglang yang sudah menggeluti dunia wirausaha sejak muda.

"Maka dari itu, Pemprov Banten sangat mendukung apa yang saat ini dilakukan oleh saudara-saudara sekalian. Salah satunya melalui Bela Pengadaan yang mengutamakan produk lokal," ucapnya.

Dengan gerakan itu, lanjutnya, diharapkan para wirausahawan muda yang hadir di sini, bisa ikut berpartisipasi dengan berbagai produknya masing-masing.

Al Muktabar bercerita, beberapa waktu lalu dirinya didatangi generasi muda ke Rumah Dinas (Rumdin-nya). Beberapa anak muda itu menceritakan dan berdialog bahwa mereka sedang mengembangkan satu menu yang disebut nasi kebuli.

"Mereka telah memiliki 16 cabang. Nasi kebuli itu ramuan atau komposisi memasaknya sangat mudah. Karena ada tutorial, tentunya ditambah dengan menyesuaikan kearifan-kearifan lokal kita," katanya.

Usaha seperti itu, tambahnya, keuntungannya cukup besar sementara modal yang dibutuhkan cukup murah. Ternyata mereka melakukannya secara rumahan. Sehingga tidak perlu menyewa tempat, listrik yang mahal atau AC.(PIK)

"Ditambah lagi metode pemasaran mereka sudah menggunakan platform digital sehingga lebih cepat dan luas pemasarannya," ucapnya.

Dari situ, katanya, bahwa pengusaha-pengusaha muda harus akrab dengan digitalisasi bisnis saat ini, karena nilai tambahnya cukup tinggi bahkan sangat tinggi. Terlebih bisnis makanan itu persentase keuntungannya bisa dari 30 persen bahkan bisa setengahnya.

Halaman:

Editor: Rian Nopandra

Tags

Terkini

Bank Banten Gelar Aksi Donor Darah

Kamis, 22 September 2022 | 21:21 WIB

Kodim 0602/Serang Gelar Binkom Cegah Konflik Sosial

Rabu, 21 September 2022 | 17:22 WIB
X