• Kamis, 11 Agustus 2022

MAPEKA STAISMAN Pandeglang Persiapkan Kemandirian dan Kedewasaan Mahasiswa

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 21:15 WIB
STAISMAN  dan STKIP Syekh Manshur Pandeglang pada tanggal 2-3 Oktober lalu menggelar kegiatan Masa Pengenalan Kampus (MAPEKA). (jf)
STAISMAN dan STKIP Syekh Manshur Pandeglang pada tanggal 2-3 Oktober lalu menggelar kegiatan Masa Pengenalan Kampus (MAPEKA). (jf)

fajarbanten.com - Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Manshur (STAISMAN) dan STKIP Syekh Manshur Pandeglang pada tanggal 2-3 Oktober lalu menggelar kegiatan Masa Pengenalan Kampus (MAPEKA).

Tujuan dari MAPEKA ini adalah untuk menyiapkan mental calon mahasiswa dan memberikan gambaran tentang sistem pembelajaran dan kehidupan kampus, guna mempercepat proses penyesuaian diri dengan lingkungan yang baru.

MAPEKA yang mengusung tema "Meningkatkan Peran Mahasiswa Sebagai Komitmen Tanggung Jawab Sosial Intelektual Dalam Menghadapi Tantangan Di Era Globalisasi" ini diikuti oleh 85 orang calon mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah ( lPGMI) dan Hukum Keluarga Islam (HKI).

Dalam laporannya, Ketua Pelaksana MAPEKA, Budiana menyampaikan bahwa fungsi dan tujuan MAPEKA adalah mendidik, membimbing dan mengarahkan peserta untuk mengenali dan memahami sistem pendidikan tinggi dan seluruh aspek yang menjadi kekhasannya perguruan tinggi.

"Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat membangun pemahaman dan penghayatan peserta terhadap sistem pendidikan kampus, mengembangkan kecerdasan spiritual, emosional, intelektual dan sosialbserta memupuk semangat solidritas dan toleransi dengan mengembangkan sikap kritis dan kreatif mahasiswa," papar Budiana

Pada kesempatan yang sama,nKetua STAISMAN Pandeglang, Kosasih dalam sambutannya, menyoal tentang tantangan di era digital. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjawab tantangan era digital, sehingga dapat bersaing dan mampu menghadapi tantangan dunia baru.

Sementara itu, Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) STAISMAN, Ilham Hidayatullah, mengatakan bahwa pelaksanaan MAPEKA berasaskan pada asas keterbukaan, yakni semua kegiatan ini dilakukan secara terbuka, baik pembiayaan maupun kegiatan dan materi.

Asas yang kedua adalah demokratis yakni semua kegiatan dilakukan berdasarkan kesetaraan semua pihak, dengan menghormati hak dan kewajiban masing-masing.

"Yang terakhir adalah asas humanis yakni, kegiatan dilakukan berdasarkan kemanusiaan yang adil dan beradab, mengedepankan prinsip persausaraan dan anti kekerasan," jelasnya. (jf)

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

SMAN 1 Malingping Buka Kelas Bernama Metaverse

Selasa, 5 Juli 2022 | 22:25 WIB
X