• Kamis, 7 Juli 2022

Dua Sekolah Roboh, Komisi lll DPRD Lebak Akan Panggil Dinas Pendidikan

- Rabu, 24 November 2021 | 15:00 WIB
Gedung DPRD Lebak (Ajat)
Gedung DPRD Lebak (Ajat)

fajarbanten.com - Komisi lll DPRD Lebak akan segera memanggil pejabat Dinas Pendidikan (Dindik) Lebak untuk klarifikasi terkait robohnya bangunan SMPN 2 Gunungkencana dan SMPN 1 Cibeber dalam dua hari berturut-turut.

Wakil Ketua Komisi lll DPRD Lebak, Acep Dimyati mengatakan, dalam satu pekan ini dunia pendidikan di Lebak dihebohkan dengan robohnya bangunan sekolah tingkat SMP di dua kecamatan yang berbeda.

"Iya dalam waktu dekat kita akan rapat komisi untuk menentukan waktu pemanggilan Pejabat Dindik," kata Acep, kepada wartawan, Rabu 24 November 2021.

Menurut Acep, Komisi lll DPRD Lebak ingin memastikan kejadian robohnya ruang kelas tidak lagi terjadi dimasa yang akan datang.

Oleh karena itu, Dindik harus menjelaskan dengan terang jumlah sekolah baik tingkat SD maupun SMP yang kondisinya tidak layak pakai lagi.

"Nanti kita akan jadwalkan waktunya untuk Rapat Dengar Pendapat dan terbuka untuk umum," ujar Acep Dimyati.

Sementara itu, Kepala Dindik Lebak, Wawan Ruswandi saat dikonfirmasi menyatakan, sebanyak 993 unit gedung SD dan SMP di Lebak kondisinya rusak berat dan tidak layak untuk dilakukan kegiatan belajar mengajar (KBM). Hal tersebut karena terbatasnya anggaran pemerintah daerah.

"Gedung yang rusak berat itu terdiri dari SD sebanyak 775 unit dan SMP 218 unit," terang Wawan.

Lanjut Wawan, mayoritas kerusakan sekolah tersebut pada bagian atap, retak bagian dinding, kayu sudah rapuh hingga tanahnya retak-retak nyaris longsor.

Untuk SMPN 1 Cibeber yang ruang laboratoriumnya roboh dan melukai lima orang siswa telah ditangani medis dan hanya luka ringan saja.

Halaman:

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

SMAN 1 Malingping Buka Kelas Bernama Metaverse

Selasa, 5 Juli 2022 | 22:25 WIB
X