• Kamis, 27 Januari 2022

Partai Rakyat Adil Makmur Terbentuk di 120 Kecamatan Di Banten

- Senin, 15 November 2021 | 09:24 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PRIMA, Agus Jabo Priyono. (Iman)
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PRIMA, Agus Jabo Priyono. (Iman)

fajarbanten.com - Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) kini telah merambah ke Provinsi Banten dalam struktur kepengurusannya. Partai yang didominasi kaum milenial ini tengah bersiap untuk mengikuti kontestasi pemilu 2024.

Sebanyak kurang lebih 120 kecamatan dan delapan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Banten telah rampung dan resmi dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PRIMA, Agus Jabo Priyono.

Acara pengukuhan pengurus yang bertemakan "Menyongsong Pemilu 2024 Bersama Rakyat: Lolos KPU, Menang Pemilu" tersebut berlangsung bersama rakyat di pedesaan, tepatnya di Desa Kadubera, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Banten, belum lama ini.

Ketua PRIMA, Agus Jabo Priyono dalam pidatonya mengatakan, bahwa masyarakat Banten merupakan masyarakat pejuang, baik ulamanya, jawaranya, petaninya, hingga rakyat biasa lainnya.

"Salah satunya yakni Sultan Ageng Tirtayasa, sejak tahun 1652 dengan semangat anti penjajahan, memimpin perjuangan rakyat Banten melawan VOC," katanya.

"Pada 1656, perlawanan Sultan Ageng Tirtayasa terhadap VOC dilakukan dengan cara melakukan sabotase dan perusakan kebun tebu serta pabrik-pabrik penggilingannya," imbuhnya.

Lanjut Agus, tahun 1888 dilanjutkan tahun 1926 Ulama Banten kembali bangkit melawan Kolonialisme Belanda. Pada zaman pendudukan Jepang, ulama dan rakyat Banten juga berjuang melawan Jepang.

Agus Jabo menuturkan bahwa spirit yang melahirkan PRIMA tidak lepas dari semangat perjuangan dari segala bentuk penjajahan yang telah dilakukan para leluhur.

"PRIMA adalah partai yang dipimpin anak-anak muda yang matang, banyak mengenyam asam garam kehidupan dan perjuangan, lahir dari rahim rakyat biasa," jelasnya.

"Siapa yang dimaksud orang biasa itu, yaitu, orang kebanyakan, bukan orang yang berpangkat tinggi atau mereka yang kaya raya, banyak harta, namun rakyat biasa tersebut adalah 99 persen orang yang hidup di bumi Indonesia ini, baik itu petani, buruh, pedagang kaki lima, nelayan, dan kaum yang sejak Indonesia merdeka sampai sekarang masih hidup serba kekurangan, hidup pas-pasan," tambah Agus.

Halaman:

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

AMPG Provinsi Banten Siap Dukung Penuh Golkar di 2024

Selasa, 21 Desember 2021 | 15:48 WIB

Fraksi PAN Menyayangkan Pernyataan Gubernur

Kamis, 9 Desember 2021 | 12:28 WIB

Sambut HUT ke 2, Partai Gelora Tebar 2.800 Spanduk

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Yandri: Banten Wajib Punya Asrama Haji

Senin, 25 Oktober 2021 | 18:57 WIB
X