• Senin, 24 Januari 2022

Menparekraf Apresiasi BI Dalam KKB 2021 dan Ajak UMKM Bangkit Dengan 3G

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:52 WIB
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Banten Erwin Soeriadimadja (tengah) saat meninjau KKB 2021. (Yogi)
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Banten Erwin Soeriadimadja (tengah) saat meninjau KKB 2021. (Yogi)

fajarbanten.com - Sebagai bagian dari rangkaian acara Karya Kreatif Banten (KKB) Tahun 2021 telah diadakan kegiatan Interactive Talkshow mengenai Akses Pembiayaan Dan Pasar Untuk UMKM pada hari Kamis, 21 Oktober 2021 diikuti oleh para UMKM peserta KKB dan juga UMKM lainnya yang hadir dalam platform virtual dari Banten dan Provinsi lainnya.

Talkshow ini menjadi pembuka rangkaian dengan business matching antara UMKM dengan calon partner/agregator dalam rangka memperluas akses pasar dalam dan luar negeri, serta perbankan guna memfasilitasi pembiayaan UMKM.

Acara dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi Bank Indonesia Banten atas kegiatan Karya Kreatif Banten (KKB) sebagai bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional.

Akibat pandemi, 34 Juta orang yang bekerja dibidang pariwisata dan ekonomi kreatif turut terdampak. Lebih lanjut, Sandiaga Uno juga berpesan 3G yaitu Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama), dan Gaspol dalam terus mendorong UMKM di Provinsi Banten.

Seiring dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Erwin Soeriadimadja mengajak seluruh pihak terus bersinergi dalam memajukan UMKM Banten guna mengungkit ekonomi Banten lebih cepat sekaligus menciptakan lapangan kerja dan kesejahteraan.

Hal ini penting karena UMKM Banten telah menunjukan semangat dan perkembangan yang luar biasa dalam 2 tahun terakhir.

Salah satunya adalah omzet penjualan KKB 2021 secara online dalam 10 hari pertama sejak 11 Oktober mampu mencapai Rp. 1,25 miliar yang berarti naik lebih dari 100% dibandingkan KKB tahun 2020.

Erwin merasa bersyukur dan berterima kasih kepada berbagai pihak atas capaian ini didukung dengan berbagai platform e-commerce, sarana pembayaran digital.

"Penggunaan QRIS (QR Indonesia Standard) benar-benar memberi kemudahan masyarakat, disamping daya tarik produk UMKM yang semakin menarik hati masyarakat untuk bangga dan beli produk Indonesia," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, KPw BI Provinsi Banten juga mengapresiasi para UMKM yang meraih prestasi terbaik dalam penjualan, stand, wirausaha muda, onboarding UMKM dalam kegiatan KKB maupun lingkup nasional yaitu Karya Kreatif Indonesia dan Festival Ekonomi Syariah 2021.

Terkait akses keuangan, Direktur Bisnis Kecil dan Menengah PT Bank Rakyat Indonesia, Amam Sukriyanto, memberikan motivasi bagi para UMKM bahwa masalah pembiayaan bagi UMKM terbuka luas, namun yang lebih penting adalah perbaikan kualitas UMKM untuk Go Modern, Go Digital, Go Online dan Go Global.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten menilai peluang pembiayaan UMKM masih terbuka lebar mengingat porsi pembiayaan UMKM di Banten baru mencapai 13,5%, dan perlu menjangkau lebih luas berbagai keunggulan UMKM di Kabupaten/Kota.

Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Muhtarom mengapresiasi sinergi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten dan Pemerintah Provinsi Banten dalam menyelenggarakan kegiatan KKB 2021.

"Terutama berkaitan dengan upaya untuk fasilitasi UMKM Banten naik kelas dan memperluas akses pemasaran, tidak hanya domestik tapi juga global serta membuka peluang akses pembiayaan bagi UMKM," ucapnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten, Agus Mintono yang juga turut hadir offline menyampaian bahwa pengembangan UMKM sejalan dengan program kerja Dinas Koperasi dan UMKM dan berharap menjadi agenda rutin agar UMKM Banten menjadi motor penggerak perekonomian dan kesejahteraan Provinsi Banten.

Kegiatan talkshow yang membuka wawasan para UMKM ini juga didukung oleh Hanifah Makarim, Direktur Akses Pembiayaan UMKM dari Kemenparekrat, Ira Damayanti, Ketua Umum Indonesia Diaspora SME Export Empowerment & Development (ID SEED), Gustian Mahardika, Expert in Access to Financing and Export Procedures at Free Trade Agreement (FTA) Center, Kementrian Perdagangan, Bank bjn dan Bank Banten. (*/yogi)

Halaman:
1
2

Editor: Rahman Malik

Tags

Terkini

Lebih Efisien, PT ITS Beralih ke Listrik PLN

Jumat, 8 Oktober 2021 | 15:53 WIB

Public Expose LIVE 2021 Pecahkan Rekor Baru

Sabtu, 11 September 2021 | 11:11 WIB

Walikota Arief Kaji Pembangunan Ground Tank

Sabtu, 29 Juni 2019 | 13:21 WIB

Go Digital Disdukcapil Cilegon

Rabu, 26 Juni 2019 | 13:13 WIB

Muslimat NU dan Kominfo Sepakat Berantas Hoaks

Senin, 11 Maret 2019 | 10:49 WIB

Menkominfo: Mari Bekerja Sama Menangkal Hoaks!

Kamis, 7 Maret 2019 | 15:03 WIB
X